cerpen

Rumah mungil terbuat dari kayu dan atapnya ditutupi sirap dari kayu ulin, asri dengan tanaman-tanaman hias berjejer rapi di halaman, pagar membatasi halaman dengan jalan, berdiri dengan kokoh, walau hanya terbuat dari kayu-kayu bekas, namun masih terlihat berderet teratur.
Rumput-rumput juga tampak selalu di potong setiap harinya. Bagian kanan samping rumah, sebuah kandang lumayan besar berdiri menemani rumah mungil itu dengan setia.  Kicau burung kutilang sesekali terdengar dari belakang rumah, dengan kandang tergantung.Langit siang itu membiru dengan awan-awan putih beriak perlahan-lahan bergeser mengikuti angin. Matahari dengan keceriaan tanpa terik membuat suasana siang itu benderang tanpa keluhan dari siapapun. Angin yang semilir dari utara keselatan pun ikut mewarnai hari itu.
Perempuan dengan rambut sedikit berombak, model tahun 90-an mata kecoklatan dengan alis di ibaratkan lebah, seperti lebah yang sedang berbaris. Bibirnya seperti tomat, warna tomat yang memang pas dengan buahnya. Ranum. Kulit wanita ini kecoklatan, namun tidak menghilangkan kesan eksotis yang terpancar dari wajahnya. Perempuan itu duduk, kakinya terus bergerak berayun menghilangkan resah.  Sejak 2 jam lalu ia begitu saja tidak berdiri ataupun menggerakkan tangannya, hanya kakinya saja yang berayun. Meja disebelah ia duduk dilapisi debu tipis. Biasanya perempuan itu akan risih walau hanya setitik debu yang menempel.
Matanya memandang lurus kedepan, nanar tapi penuh penantian dan harapan. Seakan berbicara tentang banyak masa lalu yang membahagiakan. Matanya juga seakan mengatakan, kalau saat ini Ia sangat rindu sekali, ia sangat bergejolak ingin dipeluk, dibelai, dan uraian nasehat tentang kehidupan.Bulan kelima ini dilaluinya dengan hati yang di isi kerinduan yang mengebu-gebu, harapannya selalu tumbuh dan semakin meningkat kian harinya, gundah pun sesekali menghamipiri suasana hati, maklum ia perempuan.
“Allahu Akbar..Allahu Akbar…”
bahana suara bilal memecah diamnya perempuan itu, tersentak dari lamunnya, ia baru sadar ternyata sejak ba’da zhuhur harapan dan kerinduan yang menemaninya dalam diam.
“ibu..ayo sholat ashar…”
ucap seorang bocah laki-laki sambil menarik lengannya.
Perempuan itu menoleh dan tersenyum tipis, tangan kanannya membelai rambut hitam anak itu. Lalu ia bangkit dari duduknya dan kembali matanya tertuju kearah depan halaman, pancarannya masih menyisakan rindu dan harapan.
“yuks kita sholat, ambil wudhu sana..” kata perempuan itu,

“nanti kalo udah besar, hydra yang jadi imam yah bu… gantiin ayah kalo tetep gak pulang-pulang”
ujar bocah itu disela-sela wudhunya.“
“eits..kalo wudhu gak boleh ngomong hydra..”
kata perempuan itu dengan lembut.
***
Selesai wudhu, hydra dan ibunya segera masuk ke salah satu ruang dirumah itu, salah satu ruangan dirumah itu memang sengaja di alih fungsikan, sebagai tempat untuk sholat, mengaji dan saling tukar pendapat tentang ke agamaan.Suaminya sudah menunggu, lengkap dengan sarung dan baju kokonya.
Ketika istri serta anaknya memasuki ruangan itu, Ia tersenyum dan memberikan arahan untuk segera membentuk shaf.Selesai sholat seperti biasa suaminya memberikan nasehat-nasehat kecil tentang agama.
DUARR!! Tiba-tiba dari arah pintu depan terdengar seperti suara pintu di dobrak.
“KELUAR!!KELUAR KAMU ERIDANNUS!!”
teriak seorang yang mendobrak pintu tadi.
Beberapa orang pria menyerbu masuk ke dalam rumah, piring-piring dibanting, buku-buku yang tersimpan rapi dikamar di robek-robek dan dihambur kemana-mana.
Pakaian mereka bukan seragam, jaket hitam entah dari kulit atau imitasi. Tato tak jelas gambarnya menghiasi  bagian-bagian tubuh yang tak tertutupi.
BRUAK!! Meja dan kursi mereka banting tanpa maksud yang jelas, mungkin agar terkesan ini adalah tindakan yang tidak main-main.
Hydra segera berlari memeluk ibunya, perempuan itu masih mengenakan mukena. Sambil memeluk anaknya, Ia bergeser kerah sudut ruangan tempat Ia sholat, bibirnya komat-kamit berdoa memohon keselamatan.
Ia tidak melihat suaminya diruangan itu.
“maaf, apa maksud kedatangan saudara-saudara ini?”
terdengar  suara suaminya dibalik ruangan, seketika keributan yang ditimbulkan mereka hening.“
“KAMU YANG NAMANYA ERIDANNUS!!! JANGAN BANYAK TANYA, IKUT KAMI!!” dengan suara lantang
Hening.
Pelan-pelan perempuan itu keluar dari ruangan sholat , anaknya disuruh menunggu disudut ruangan itu.Kemudian ia memeriksa seluruh ruangan rumah, sepi.
Hanya ada secari kertas dengan tulisan
“ aku pasti kembali, tunggu saja…dan doakan”
Populerkan, simpan atau kirim cerpen ini : Share/Save/Bookmark

//

TAG-CERPEN.NET

gerimis hamil Kedua pada pensil cerpen islami CERPEN ROMANTIS nembak agus motivasi sumber sumber motivasi anak-anak seno gumira Poligami PutuWijaya Cinta Atas PerahuCadik Dilarang JatuhCinta Bidadari Mengambil Mata Saya Surat dalam Hujan lucu KKN LURAH humaor obama becak tukang taman cinta remaja abg CINTA ibrahim perempuan rohyati sofyan cerpen cinta cerpen dewasa sepak bola SELAMAT TINGGAL DAN SELAMAT DATANG CITA-CITA DINDA kamera lomo lomografi wanita cinta semarga nasir mujahid GERIMIS LANJUTAN barzakh ngobrolkosong Dunia tragedi Pencuri Motivasi Aborsi cerpen romantis SalahJatuhCinta Bersama Bintang Mencuri tobat karma islam OJEK TAK ADA KABUT CINTA Islami setan gerhana cikal tangsel cerpen.mimpi kerinduan kesucianku jatuh cinta wartawan idealis guru idealis SINABUNG hm… Maulana Akbar alias Abel Purple-niz Lenny Yulia pembunuhan orcan brother sahabat Cerpen komedi apes bunda pengorbanan It’s a great one… fairy 123456 444 Rey Menunggu pelangi Tito balap Tami mama ayah motor Hugo rumah sakit love blind tens hurt memoriam –> mas ohed stres… download novel pemuja rahasia secreet admirer kuliah romantis puisi bunga muslimah cina jilbab airmata CERITA KEHIDUPAN (Cerpen ini kupersembahkan untuk seorang teman yang sedang bergulat melawan perihnya kehidupan bersama anak-anaknya setelah perceraian dengan suaminya). Maju terus!Tetap semangat! adesuryatii@blogspot.com http://karimahcentre.blogspot.com/ Rahasia Cerita Hari Ini Penuh Makna suatu hari hidupku dawn felicity gwynedd east bay cerpen remaja cerpen cinta cerpen dewasa cintaku di bumi madinah cerpen abah abah cerpen cerpen bilik mayat cerpen cerpen islami cerpen remaja cermen gaul cerita remaja dan cinta cerita kehidupan Renungan mengharukan semangat ungu dreaming vs action stop dreaming start action firmansyaharia1982 catatan larung misteri… Ungu POEM ibu lily alya Arina Jangan Pergi ! www.facebook/saifulbahri@rome.com qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqqq Dhea Tamara Short Story hati hari-hari bahagia hikmah aku cinta dan kepedihan mohpn dikomentari.. Thx.. cinta terpendam Suka Sayang Cinta kasih Diculik? Mau dong! Langit Gelap dan Cahaya (4) Gelap dan Cahaya (1) Gelap dan Cahaya (2) Gelap dan Cahaya (3) Gelap dan Cahaya (5) Gelap dan Cahaya (6) Gelap dan Cahaya (7) Gelap dan Cahaya (8) Gelap dan Cahaya (9) End Gelap dan Cahaya (10) Extra Labirin Hidup Jasmine langit Kabut dan Kamu www.mediasastra.com www.mediasastraindonesia.net lover you pelajar dukun comment please! cerpen anak cerpen islam cerita misteri cerita detektif cerpen lucu cerpen humor cerpen anak muslim mayat cerpen humor love junkies saatnya hatiku pulang tertinggal hutan petualangan Aku Langit Asu Johanes Koen Prosa Romantis. Cerpen Cinta Cerpen Motivasi cerpen sains cerpen horor cerpen sadending cergam Janji Malu Tapi Mau Radioppidunia Remaja Giselle 1 hati 3 cinta part 1 1 hati 3 cinta part 2 semua awal asti ada akhirnya. sebelum semua berakhir jangan pernah menyianyiakan setiap kesempatan yang kita miliki. Story kelas Malaikat Putih sakit jiwa patah hati Love the hard way ceepen cerpenafil.blogspot.com alter ego kepribadian ganda polisi psycho pembunuh Teman-teman baca cerpen Misfah Romansa di Tebing Pelangi baik Luka cerpenku kesalahan bertingkat permainan palsu Baca cerpen terbaruku : Bandara Cinta Noella by Misfah Khairina love you… jurnal jati diri cinta sejati gadis bisu Caleg Gagal misteri jerambah beringen lubay thriller samantha Ali Reza sayembara Baca cerpen Misfah yg baru ya : School of Horror Remaja. cerita romantis ali reza hujan aku penyegel fantasi genocode Cerpen Islami Perenungan Qada dan Qadar online cerita yang cukup menginspirasi cerita cewek manis gw ga mawu jadi jomblo teru tsunami banda aceh yogyakarta Cerpen Ali Rofi miftahul amin bernafas untuk Liana pesta perkawinan Venia cerita anak Wandi giande Cinta Pertama Tak cukup hanya cinta Melepasmu Gadis kecil dalam bus cerpen ku Derita Cinta Mamaku – idiot – down syndrome malta ikanova fino kisah penyendiri cinta penyendiri keputusan hati PENYESALAN Cerpenku Masa remajaku hilang alex lagu musik percy guru cinta remaja cinta romantis eiji kirei dongeng ?? Salah paham Pernikahanku Hampa cerita cinta Dia dan musik (last) dia dan musik (8) dia dan musik (7) dia dan musik (6) dia dan musik (5) dia dan musik (4) dia dan musik (1 2 3) cerita remaja diet Pesan untuk untuk cintaku Bahagia Arbi Tak Ada Cinta di Pantai cermin Bidadari Negeri Bunian korupsi bla bla bla HEYREN sebuah harapan jiwa soul Shandy anak cerpennet surat 1000 free gratis soFY Merry cerita menyedihkan dan mengasikkan 1 kuhapus airmataku dengan kartu undangan ditanganku.hatiku bertanya akankah kurasakan lagi ini setelah aku menikah? SMP ulang tahun perpustakaan kutu buku dikucilkan Suara Hati Kenyataan Pahit Yang Harus DiHadapi exited Siswa Baru Itu… Kebahagiaan Yang Sirna di Taman Sorga igau desember cerpen desember 6 DASAR HEP- (OVI) HELP ME (OVI) PARADISE (OVI) KEMATIAN amry sahabat pelit cerpen cinta chicha hilang ingatan just title Lanjutan part 1 .. Part 1 .. sahabat pelit (part 2) Tawuran menunggu sastra ekonomi januari Aku hidup untuk kedua kalinya Cinta Perlu Dikatakan cinta takan pergi pertemanan Light novel moe sci-fi drama detektif Solitude bus kota cerpen kehidupan hantu inspirasi jurang karyawan kebakaran kecelakaan keluarga kecil PHK sopir cerpen bersambung cinta jarak jauh kisah asmara konflik perpisahan Arthur Samuel odi shalahuddin Terry odi Shalahuddin Odi Shalahuddin gw Karma sekar ayu Film dokumenter film dokumenter smpn 10 jakarta vampire the maine lucia rion Laki-Laki Jatuh Cinta story perang mimpi pancoran When you love someone family father Cerita bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: